Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Januari 2013

5 teknik mengendarai sepeda motor

Buat kamu yg uda bosan dengan pose naik motor yang terlalu mainstream.. Uda saatnya kamu melakukan inovasi dalam mengemudikan motor.
Berikut 5 cara alternatif dalam mengemudikan motor :
1. Duduk menyamping

..
 2.Duduk Bersimpuh

..
3. Batman Style



 4. Titanic version


5. Duduk bersila


Sabtu, 15 September 2012

Daftar mobil murah di Indonesia

Honda Brio
Tata Nano
Meski Tata Motors belum mengumumkan resmi mau memboyong produk apa, Nano, si mobil termurah di dunia dengan harga Rp20-25 juta diperkirakan mengisi pasar ini. Ini tak lepas dari pernyataan Nano yang ingin menjadikan Indonesia sebagai basis produksi Nano di pasar Asia Tenggara. Meski kerap mengalami masalah di negeri asalnya, seperti terbakar, Nano akan menjadi mobil alternatif, khususnya bagi pengguna sepeda motor yang ingin pindah ke roda empat. Anda bisa melihat produk ini dalam pameran otomotif terbesar di Indonesia, IIMS, pada 20-30 September mendatang.

Rabu, 25 April 2012

Daftar Mobil yang boleh pakai premium

Pemerintah siap melakukan pembatasan penggunaan bahan bakar minyak bersubsidi mulai awal Mei mendatang. Salah satu opsi yang dipilih adalah mobil pribadi dengan mesin berkapasitas di atas 1.500 cc tidak boleh menggunakan Premium.

Lalu merek dan tipe mobil apa saja yang boleh menenggak premium jika peraturan pembatasan BBM bersubsidi berdasarkan kapasitas cc mesin diberlakukan?
Inilah daftar mobil di bawah 1500cc :

Jumat, 09 Desember 2011

GM kerja sama dengan Proton

General Motors (GM) dilaporkan telah memulai pembicaraan serius dengan produsen mobil terbesar Malaysia, Proton Holdings, untuk mendirikan perusahaan patungan di Asia Tenggara. Sumber dari dalam perusahaan kepada Bloomberg mengungkapkan, pembicaraan kedua produsen otomotif ini merupakan babak baru dari perundingan yang sempat terhenti di tahun 2007 lalu.

Pada pertemuan awal 4 tahun lalu, tidak terjadi kesepakatan dan kesepahaman di antara keduanya.

Perjanjian baru ini akan memberikan GM kesempatan untuk memperluas manufaktur mobil di Asia Tenggara di luar Thailand, yang sangat terpengaruh oleh banjir terburuk dalam 70 tahun terakhir. Bagi Proton, kesepakatan itu membuka kesempatan mengakses teknologi GM yang bisa membuat produknya menjadi lebih kompetitif.

Di masa lalu Proton telah berhasil melakukan pembicaraan aliansi dengan Volkswagen dan Peugeot. Menurut sumber Bloomberg, GM tidak tertarik untuk membeli saham Proton 43 persen yang dikuasai Malaysian Sovereign Wealth Fund Khazanah Nasional Bhd.

"Apa yang ditawarkan Proton adalah ketersediaan kapasitas produksi. Semua kepentingan GM di Asia Tenggara berada di Thailand, tapi sekarang GM tidak mau ambil risiko, dan mencoba memperluas atau melebarkan sayap ke pasar yang lain," kata Alexander Chia, seorang analis di RHB Capital Bhd di Kuala Lumpur, seperti dikutip Bloomberg.

Juru bicara GM, Klaus-Peter Martin menolak untuk mengomentari isu usaha patungan GM-Proton, sementara di pihak lain, Izad Raya, Kepala Humas Proton, mengatakan pihaknya tidak mau berspekulasi soal kerjasama usaha tersebut.

Minggu, 20 November 2011

Cara agar motor irit bahan bakar

Berikut langkah yang harus dilakukan

1. Meningkatkan kompresi mesin

Satu hal yang patut diingat semakin tinggi kompresi mesin maka, pembakaran bahan bakar di ruang bakar mesin makin sempurna. Bila hal itu terjadi maka jumlah bahan bakar yang dibutuhkan juga semakin sedikit. Tetapi ini tidak berarti harus memangkas head piston silinder, tetapi cukup mengurangi ketebalan packing atau menggunakan piston dengan dome tinggi.

2. Atur klep

Langkah lain yang tak penting adalah mengatur posisi klep. Satu hal yang harus diingat, jangan sampai posisi klep terlalu longgar atau terlalu rapat. Sebab bila hal itu terjadi akan mengakibatkan tenaga motor loyo.

Cara untuk mengukur posisi klep yang pas adalah dengan menarik gas bila dengan sedikit tarikan tenaga sudah cukup terasa berarti posisi klep sudah pas. Dengan posisi seperti itu, maka asupan bahan bakar yang dibutuhkan juga tidak terlalu banyak. Karena setiap kali kita menarik gas kuat-kuat agar motor melesat, saat itu pula kucuran bahan bakar juga banyak.

3. Servis karburator atau injektor

Servis yang dimaksud tidak sekadar membersihkan spuyer atau saluran bensin dari kotoran. Perlu juga mengatur ulang posisi pelampung serta sekrup udara. Hal ini penting dilakukan, pasalnya karburator merupakan peranti untuk memasok bahan bakar ke ruang bakar mesin.

Bila posisi pelampung tidak tepat, atau karburator kotor maka pasokan juga tersendat. Saban kali kita menarik gas dalam-dalam agar motor tidak tersendat, saat itu pula asupan bahan bakar yang disedot ruang bakar juga semakin besar.

Begitu pula bila motor telah menggunakan peranti injektor sebagai sarana pengabutan bahan bakar yang disemprotkan ke ruang bakar. Atur atau setel ulang pompa bahan bakar, bersihkan peranti itu. Semakin lancar semprotan bahan bakar maka semakin irit pula konsumsi bahan bakar.

Tak hanya itu. Ketepatan asupan bahan bakar juga menjadikan pembakaran di mesin makin sempurna. Dengan sempurnanya pembakaran, tenaga yang dihasilkan juga makin sempurna. Ihwal besaran tenaga itu bervariasi.

4. Ganti atau bersihkan busi

Seperti diketahui, busi merupakan peranti untuk memantik api atau memercikkan api yang dibutuhkan dalam proses pembakaran. Bila percikan api tak sempurna atau busi gagal memercikkan api dengan baik, akan terjadi gagal bakar.

Setiap kali percikan terjadi dan gagal bakar, saat itulah banyak bahan bakar yang terbakar percuma. Walhasil, jumlah bahan bakar yang dikonsumsi pun lebih besar.

Lantaran itulah, sebaiknya membersihkan busi secara rutin dan mengatur kerapatan antara sumbu busi dengan kepala busi (yang ada di bagian pangkal busi). Bila busi sudah tak layak sebaiknya diganti, lebih baik mengeluarkan biaya sekali ketimbang boros bahan bakar setiap hari.

5. Cermati posisi kanvas rem

Tanpa disadari dan diketahui pemilik motor, mekanik dengan tanpa sengaja memasang kanvas rem yang terlalu rapat dengan sepatu rem. Akibatnya, di antara kedua benda itu seolah menempel atau menjadikan motor dalam posisi mengerem.

Akibat posisi seperti itu, maka tenaga yang dibutuhkan motor untuk melaju juga semakin besar. Pasalnya, motor dalam posisi direm, tetapi pengendara menarik tuas gas dengan keras. Walhasil, pasokan bahan bakar yang dibutuhkan mesin juga makin banyak, motor pun menjadi boros.

6. Ubah gaya berkendara

Tanpa disadari para pengendara motor kerap menggeber motornya dalam kecepatan tinggi lalu tiba-tiba mengerem alias berkendara dalam kecepatan tidak konstan.

Tahukah Anda bahwa menggeber motor kemudian mengerem dan langsung tancap gas menjadikan asupan bahan bakar juga makin besar?

Begitu pula dengan kebiasaan menarik tuas gas berulang-ulang dengan keras (bahasa awamnya blayer). Hal itu perlu dihindari, pasalnya setiap kali Anda menarik gas, saat itu pula asupan bahan bakar ke ruang bakar juga bertambah besar. Cara salah lainnya yang perlu dihindari adalah sering main selip kopling.

Lakukan tarikan gas secara perlahan dan konstan saat ingin meningkatkan akselerasi motor,. Posisikan persneling di posisi yang tepat sesuai dengan kecepatan dan putaran mesin saat motor melaju.

Selain itu hindari pemakaian aksesori yang berbobot berat dan tidak perlu atau tidak memiliki fungsi penting. Karena, semakin berat beban motor maka tenaga yang dibutuhkan motor untuk melaju juga semakin besar. Makin besar tenaga yang dibutuhkan berarti, semakin besar pula bahan bakar yang dikonsumsi.

Selasa, 15 November 2011

Tips Mengemudikan mobil saat Hujan


Berikut tips mengemudi aman saat hujan :

1. Kurangi kecepatan
Saat mengemudi mendadak, turun hujan dengan lebatnya. Secara psikologis, emosi akan berubah karena banyak hal yang harus dikontrol dari dalam kabin. Seperti menyalakan wiper atau lampu kota (bila jarak pandang berkurang) sebagai alat bantu melihat kondisi jalan dan juga memberi isyarat, baik kepada kendaraan di depan maupun belakang.

2. Tetap di jalur yang tidak tergenang
Genangan cenderung berada di tepian jalan karena merupakan bagian yang paling rendah. Meski ketinggian air sebatas mata kaki, usahakan tetap melintas di jalur yang kering. Pasalnya, semua kotoran yang ada di jalan akan menuju area yang tergenang. Andai kata sampai benda tajam masuk ke kaliper rem, misalnya, hal itu akan merusak piringan dan komponen lainnya.

3. Jaga jarak aman
Ketika di depan ada genangan air, jangan langsung diterabas. Pelajari kondisi dan ketahui genangan terendah (jika seluruh jalan tertutup air). Selanjutnya, amati mobil yang sedang menerjang genangan untuk mengetahui kondisinya. Bila hendak melewati, bisa dengan mengikuti mobil di depan (sebaiknya sejenis), tetapi jaga jarak (sekitar 10 meter) agar bisa menghindar ketika kendaraan yang diikuti terjebak lubang atau sesuatu yang bisa merugikan mobil Anda.

4. Hindari penggunaan rem saat deselerasi
Saat menerjang genangan, jaga kecepatan (jangan ngebut). Ketika ingin mengurangi kecepatan, sebaiknya cukup dengan melepaskan kaki dari pedal gas. Soalnya, jika dalam kondisi yang tidak tepat, maka gejala slip bisa timbul akibat rem mengunci. Terlebih lagi jika ketinggian air sampai merendam seluruh perangkat rem, jangan langsung percaya pada performa rem karena cenderung masih basah.

Lolos dari genangan, periksa kepakeman rem dengan menekan pedal rem perlahan dan bertahap beberapa kali. Tentu, ini dilakukan dalam kondisi mobil melaju.

5. Genggam setir
Kala melewati genangan, genggam setir dengan erat. Pasalnya, bila terjadi aquaplanning, arah mobil bisa berpindah karena kehilangan traksi. Lain hal jika setir terpegang dengan erat. Selain bisa merasakan gejala aquaplanning, mobil pun bisa diarahkan dengan benar.

Sumber: smartmotorist